Prosedur Asistensi Injeksi Intravena An.C



LAPORAN PENDAHULUAN
TINDAKAN KEPERAWATAN
Prosedur Asistensi Injeksi Intravena An.C
Ruang Seruni
RSUD.dr.SOEDOMO Trenggalek
Logo SMK KESEHATAN BRAWIJAYA HUSADA DURENAN







Nama    : Femmyna Adhytia F.

PRAKTEK KERJA LAPANGAN
SMK KESEHATAN BRAWIJAYA HUSADA DURENAN
TAHUN  PELAJARAN  2013/2014




LEMBAR PENGESAHAN

TINDAKAN KEPERAWATAN DIRUANG SERUNI
DENGAN PROSEDUR ASISTENSI INJEKSI INTRAVENA An.C
RSUD.Dr.SOEDOMO TRENGGALEK


TELAH DISETUJUI PADA :
                                    HARI :
                                    TANGGAL :





















MENGETAHUI

SISWA                                                                                         PEMBIMBING AKADEMIK



FEMMYNA A.F                                                                        WIDHA RESTIANA S.Kep.Ns



C.I RUANGAN


RIFIN SETYANI S.Kep.Ns


Kata pengantar
Kami mengucapkan terimakasih kepada TUHAN Yang Maha Esa karena rahmatNYA kami siswa Praktek Kerja Lapangan dapat menyelesaikan tugas selama dua bulan tanpa adanya halangan apapun.
Tak lupa kami berterimakasih kepada sekolah tercinta kami yang telah mendidik kami sampai seperti ini. Kami juga berterimakasih kepada tempat praktek kami yang telah mempercayai kami untuk praktek kerja ditempat tersebut.
Program Kerja Lapangan (PKL) wajib diikuti oleh semua peserta didik SMK untuk berlatih terjun ke lapangan kerja.
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini saya dapat melaksanakan tugas tersebut dengan lancar dan tidak ada halangan dalam bentuk apapun. Saya menuliskan hasil kerja saya selama terjun ke lapangan selama dua bulan dan saya belajar banyak hal dalam praktek kali ini.
Saya berterimakasih atas kerja sama dan bimbingan yang diberikan kepada kami siswa praktek SMK Kesehatan Brawijaya Husada Durenan,tanpa bimbingan dan tuntunan bapak ibu pegawai RSUD. dr.SOEDOMO  kami tidak dapat menyelesaikan tugas dengan sebaik mungkin.
Dalam pengalaman kali ini kami dapat menerima banyak sekali ilmu dalam kemajuan bidang kesehatan yang kami peroleh selama belajar dan praktek bekerja di RSUD. dr.SOEDOMO Trenggalek
Semoga kerjasama dan kesempatan yang telah diberikan kepada kami dalam tugas praktek ini dapat bermanfaat dan berguna bagi kami semua. Untuk itu kami sampaikan kepada bapak dan ibu yang berkerja sama dengan kami,terimakasih yang tak terhingga.





Trenggalek, 2014

Femmyna A. F.

Daftar isi
1)    Lembar Sampul
2)    Lembar Pengesahan
3)    Kata pengantar
4)    Daftar isi
5)    BAB 1 PENDAHULUAN
a.      Latar Belakang
b.     Rumusan Masalah
c.      Tujuan
d.     Tempat Pelaksanaan
e.      Waktu Pelaksanaan
6)    BAB 2 ISI
a.      Pengertian
b.     Macam-macam injeksi
c.      Keuntungan obat parentral
d.     Kerugian obat parentral
e.      Prosedur pemberian obat
f.       Efek obat
g.     Faktor yang mempengaruhi reaksi obat
h.     Prinsip pemberian obat
i.       Pengertian inj.intravena
j.       Tujuan inj.intravena
k.     Kelebihan inj.intravena
l.       Kekurangan inj.intravena
m.   Hal-hal yang perlu diperhatikan
7)    BAB 3 PENUTUP
a.      Kesimpulan
b.     Saran
8)    DAFTAR PUSTAKA













BAB 1
PENDAHULUAN
A. latar belakang
            Obat adalah senyawa atau campuran senyawa untuk mengurngi gejala atau menyembuhkan penyakit. Teknik pembrian obat didapati pada berbagai macam cara, daintaranya secara oral , parentral, dermal, bucal, sublingual, dsb. Yang akan dibahas labih lengkap adalah pemberian obat.(perry,potter, 2006)
            Sediaan parentral merupakan sediaan steril yang diberikan dengan berbagai rute, sediaan parental ini merupakan sediaan unik diantara bentuk obat yang terbagi , karena sediaan ini disuntikkan melalui kulit atau membran mukosa kebagian dalam tubuh, jenis pemberian obat parental yang paling umum adalah intravena,intramuscular,subcutan,intracutan,intraspinal. (perry potter, 2006)
            Pada umumnya pemberian obat secara parentral dilakukan bila diinginkan kerja obat yang lebih cepat ,seperti pada keadaan gawat darurat bila penderita tidak dapat diajak bekerja sama , tdak sadar, atau bila obat tersebut tidak efektif dengan cara pemberian yang lain
            Obat merupakan sebuah substansi yang diberikan kepada manusia ataua bianatang sebagai perawatan ,pengobatan, atau bahkan pencegahan penyakit atu terhadap gangguan yang terjadi didalam tubuh . dalam pelaksanaannya tenaga medis memiliki tanggung jawab dalam keamanan obat dan pemberian secara langsung ke pasien.

B. rumusan masalah
1.      Apa definisi dan pemberian obat secara parentral?
2.      Apa saja macam injeksi parentral?
3.      Apa keuntungan obat parentral?
4.      Apa kerugian obat parentral?
5.      Apa prosedur pemberian obat?
6.      Apa saja efek obat?
7.      Apa saja faktor yang mempengaruhi reaksi obat?
8.      Apa prinsip pemberian obat?
9.      Apa pengertian injeksi intravena?
C. tujuan masalah
1.      Mengetahui definisi dan pemberian obat secara parentral
2.      Mengetahui macam injeksi parentral
3.      Mengetahui keuntungan obat parentral
4.      Mengetahui kerugian obat parentral
5.      Mengetahui prosedur pemberian obat
6.      Mengetahui efek obat
7.      Mengetahui faktor yang mempengaruhi reaksi obat
8.      Mengetahui prinsip pemberian obat
9.      Mengetahui pengertian injeksi intravena
D. tempat pelaksanaan
            RSUD.dr.SOEDOMO Trenggalek
E. waktu pelaksanaan
            09 febuari-15 febuari 2015

BAB 2
ISI
1. DEFINISI
            Istilah parentral berasal dari kata yunani ‘para’ dan ‘enteran’ yang berarti disamping atau lain dari usus. Sediaan ini diberikan dengan cara menyuntikkan obat ini disekitar daerah pertahanan yang sangat tinggi dari tubuh, yaitu kulit dan selaput atau membran mukosa, maka kemurnian yang sangat tinggi di sedian ini harus diperhatikan. Sediaan ini diberikan melalui beberapa rute pemberian yaitu intra muscular, intra vena, intra cutan, intra spinal, dan intra dermal. (ganeswara, 2005)
            Obat suntik hingga volume 100ml disebut sediaan parentral sediaan volume kecil, sedangkan apabila lebih dari itu disebut sediaan parenteral volume besar yang biasanya diberikan secara intravena. (perry,potter, 2006)

2.MACAM MACAM INJ PARNTRAL
1.      Sub cutan
Adalah pemberian obat yang dilakukan dengan cara suntika bawah kulit.
Tujuan : obat menyebar dan diserap perlahan
Lokasi injeksi :

·         Lengan atas bagian luar
·         Paha bagian depan
·         Perut (kanan/kiri pusar)
·         Scapula (pundak ukuran menggunakan 3 jari)
            Indikasi :
·         Pasien tidak sadar
·         Pasien tidak mau menerima obat oral
Kontraindikasi :
·         Luka
·         Berbulu
·         Infeksi kulit
·         Pasien alergi
2.      Intramuscular
Adalah pemberian obat dengan cara memasukkan obat ke jaringan otot dengan menggunakan spuid.
Tujuan : memasukkan obat kejaringan otot
Lokasi injeksi :

·         Lengan atas
·         Paha
·         Pantat

10 kesalahan dalam inj. IM

·         Salah letak
·         Salah sudut
·         Salah spuit
·         Lupa aspirasi
·         Tidak memasukkan jarum secara sempurna
·         Salah obat
·         Salah pasien
·         Lupa desinfeksi
·         Tidak mengeluarkan udara dari dalam spuit
·         Lupa komunikasi dengan pasien
3.      Intra cutan
Adalah injeksi atau memasukkan obat kedalam jaringan kulit yang peka
Tujuan : skin test dan mendapat reaksi setempat
Tanda keberhasilan injeksi IC :

·         Jarum nampak dari kulit luar
·         Terjadi gelombang
·         Tidak di masase
·         Tidak perlu di aspirasi
4.      Intra vena
Adalah memasukkan cairan obat lansung kedalam pmbuluh darah vena sehingga obat langsung masuk kedalam sistem sirkulasi darah.
Tujuan : memasukkan obat secara cepat dan mempercepat penyerapan obat
Lokasi injeksi :

·         Lengan
·         Tungkai
·         Leher (biasanya pada anak kecil)
·         Kepala (biasanya pada anak kecil)

3.KEUNTUNGAN OBAT PARENTERAL
·         Efeknya timbul lebih cepat dan teratur dibandingkan dengan pemberian peroral
·         Dapat diberikan pada penderita yang tidak kooperatif, tidak sadar atau muntah-muntah
·         Sangat berguna dalam keadaan darurat
4.KERUGIAN OBAT PARENTERAL
·         Sediaan obat mempunyai dosis yang harus ditentukan lebih teliti waktu dan cara pemberian harus diberikan oleh tenaga yang sudah berlatih.
·         Beli obat diberikan secara parenteral maka sulit dikembalikan efek fisiologisnya
·         Terapi parenteral akan menimbilkan komplikasi dari beberapa penyakit
·         Kemajuan dalam manufaktur dalam sterillisasi partikulasi , pirogenitasi, sterillisasi, dll
5. PROSEDUR PEMBERIAN OBAT
            Merupakan substansi yang diberikan kepada manusia atau binatang sebagai perawatan, pengobatan, atau bahkan pencegahan terhadap berbagai gangguan yang terjadi di dalam tubuh
·         Standar obat
a.       Kemurnian
b.      Biovabillitas
6. EFEK OBAT
·         Efek terapeutik
o   Efek paliatif
o   Efek kuratif
o   Efek suportif
o   Efek subtitutive
o   Efek kmoterapi
·         Efek samping
7.FAKTOR YANG BERPENGARUH
·         Absorbsi obat
·         Distribusi obat kedalam tubuh
·         Metabolisme obat
·         Ekskresi sisa
8.PRINSIP PEMBERIAN OBAT
·         Tepat obat
·         Tepat dosis
·         Tepat pasien
·         Tepat jalur pemberian
·         Tepat waktu
·         Tepat dokumentasi

9.PROSEDUR INJEKSI INTRAVENA
·         Persiapan alat
o   Spuit
o   Jarum
o   Handscon
o   Bak instrumen
o   Kom berisi kapas alkohol
o   Bengkok
o   Pengalas
o   Obat
o   Tourniquet
o   Aquabides
o   Catatan
·         Prosedur
o   Siapkan alat
o   Mengucapkan salam
o   Memperkenalkan diri
o   Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan
o   Menyiapkan dan memeriksa obat
o   Mencuci tangan
o   Memakai handscon
o   Mengatur kx dalam posisi nyaman
o   Ambil obat dan masukkan dalam spuit
o   Cari tempat penyuntina karet pada infus dengan tepat
o   Lakukan desinfeksi dengan kapas alkohol dan kunci aliran infus
o   Masukkan obat secara perlahan
o   Selesai,tarik spuit hati-hati
o   Rapikan pasien
o   Lihat respon
o   Mengucapkan terimakasih
o   Mengucap salam
o   Lepas handscon dan cuci tangan
o   Dokumentasikan



BAB 3
PENUTUP
1. kesimpulan
            Injeksi intravena yaitu pemberian obat dengan cara memasukkan caiaran obat secara langsung kedalam pembuluh darah vena sehingga obat langsung masuk ke dalam sistem sirkulasi pembuluh darah. Injeksi dalam waktu satu peredaran darah menghasilkan efek tercepat dalam waktu beberapa detik, yaitu dalam satu kali peredaran darah



2. saran
            Sebaiknya setelah mengaji laporan tindakan keperawatan dengan tindakan injeksi siswa dapat lebih terampil
            Siswa harus dapat membawa ilmu dan mengembangkannya menjadi lebih baik lagi dari apa yang telah di pelaajari sebelumnya ..

DAFTAR PUSTAKA
PERRY, POTTER GANISWARA. 2005. INJEKSI INTRAVENA. TERAPI FARMAKOLOGI. JAKARTA
ULLIYAH . MUSRIFATUL. 2008 KETRAMPILAN DASAR PRAKTEK KLINIK

Komentar